Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?
Tampilkan postingan dengan label Sains. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sains. Tampilkan semua postingan

Komet Berbahaya Dekati Bumi pada 2013

Written By Boy on Sabtu, 18 Juni 2011 | 17.32



Sebuah komet yang diperkirakan bisa menghantam bumi pada 2013 baru saja ditemukan. Komet tersebut ditemukan dengan menggunakan teleskop yang dirancang khusus untuk berburu asteroid berbahaya.

Seperti dilansir dari Livescience.com, komet bisa terlihat dengan mata telanjang ketika jaraknya sangat dekat dengan bumi. Teleskop Hawaii's Pan-STARRS 1, mendeteksi komet yang diberi nama C/2011 L4 (PANSTARRS), pada malam hari, tepatnya 5 dan 6 Juni lalu.

Penemuan ini lalu dilanjutkan observasi menyeluruh dengan menggunakan instrumen lain keesokan harinya. Diperkirakan jarak komet sekitar 30 juta mil (50 juta kilometer) pada Februari atau Maret 2013.

Selama jarak terdekatnya dengan Bumi, sekitar dua tahun, C/2011 L4 (PANSTARRS) bisa terlihat di langit barat setelah matahari terbenam, jika cuaca cerah.

"Komet ini memiliki orbit yang dekat dengan parabola, berarti bahwa ini mungkin pertama kalinya tidak akan pernah mendekati matahari dan tidak pernah bisa kembali, " kata  peneliti dari University of Hawaii, Richard Wainscoat.

Saat ini C/2011 L4 (PANSTARRS) jaraknya sekitar 700 juta mil dari matahari, tepatnya di atas orbit planet  Jupiter. Detil ini didapatkan karena teleskop memiliki teknologi detektor elektronik yang sensitif.

Pan-STARRS 1 menemukan komet berbahaya tersebut dengan melakukan pemindaian pada langit untuk mengenali asteroid yang  berpotensi membahayakan dan kemungkinan menghantam Bumi. Beberapa bulan ke depan, para astronom akan terus mempelajari komet tersebut. Hal ini demi mendapatkan prediksi yang lebih baik.
17.32 | 0 komentar

11-6-2009: Pandemi Flu Maut H1N1

Written By Boy on Jumat, 10 Juni 2011 | 15.44

Hingga awal 2010, wabah itu telah menewaskan sekitar 17.000 jiwa di mancanegara

Warga Jepang memakai masker untuk mencegah infeksi Flu Babi 2009 
Pada dua tahun yang lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan bahwa penyakit Influenza A (H1N1) sudah berstatus pandemi. Artinya, wabah penyakit dengan nama populer flu babi tersebut saat itu sudah menjalar dengan cepat ke berbagai negara.

Menurut kantor berita Associated Press, pengumumkan itu disampaikan Direktur Jenderal WHO, Margaret Chan, di Jenewa Kamis malam 11 Juni 2009 waktu setempat. Pandemi atau level 6 merupakan status siaga tertinggi yang dinyatakan WHO atas suatu wabah penyakit.

Itu merupakan kali pertama dalam 41 terakhir WHO menyatakan wabah penyakit berada dalam status pandemi. Kendati demikian, flu babi bukan berarti dinyatakan lebih berbahaya, hanya penyebarannya kini sudah tak tertahankan.

"Dunia kini memasuki periode awal pandemi influensa pertama di abad ke-21," kata Chan. Saat itu, menurut data WHO, flu babi telah menewaskan 144 penderita di manca negara.

Di sejumlah negara, jumlah penderita flu babi telah mencapai ribuan jiwa. Pejabat WHO urusan wabah flu, Keiji Fukuda, mengungkapkan bahwa di Australia saja sudah terdapat lebih dari 1.300 kasus. Sedangkan Cile saat itu sudah mencapai hampir 1.700 kasus.

Penyebaran flu juga menyebar luas ke Amerika, Eropa, dan Jepang. 
Hingga awal 2010, wabah itu telah menewaskan sekitar 17.000 jiwa di mancanegara. Namun, pada 10 Agustus 2010, WHO mencanangkan bahwa pandemi flu babi telah berakhir. Masalah penularan flu di penjuru dunia telah turun ke tingkat normal.
15.44 | 2 komentar

Benarkah Makan Tanah Bagus untuk Perut

Written By Boy on Sabtu, 04 Juni 2011 | 17.49

Tanah
Bagi kebanyakan orang di dunia, makan lumpur adalah hal yang menjijikkan. Namun, kita sering menemukan, anak-anak sering tidak sengaja memakan lumpur saat bermain.

Tapi tahukah Anda, ternyata lumpur sangat baik bagi perut. Menurut hasil penelitian, manusiageophagy memakan lumpur rupanya untuk melindungi lambung karena dapat melindungi terhadap racun, parasit dan pathogens.

Menurut Sera Young, peneliti dari Cornell University dan yang menjadi penulis utama dalam penelitian ini mengungkapkan, manusiageophagy berasal dari Hippocrates yang sudah ada sejak 2000 tahun lalu. Sejak saat itulah terus dilaporkan di setiap tempat adanya orang yang memakan tanah.

Namun, para ilmuwan sampai sekarang tidak bisa menjelaskan mengapa orang suka memakan tanah. Beberapa peneliti berpikir,geophagy adalah konsekuensi dari kekurangan makanan. Dengan kata lain, orang memakan tanah untuk mengurangi rasa sakit akibat kelaparan, meskipun tidak memberikan nilai gizi.

Penjelasan lain karena mengkonsumsi tanah dinilai mengandung gizi karena nutrisi mereka berkurang seperti; kalsium, dan zat besi. Di sisi lain, tanah dinilai mempunyai zat yang efektif dapat menjadi bakteri baik melindungi dari racun dan bakteri buruk.

Sebuah studi mengindikasikan, pada umumnya orang-orang makan tanah pada saat persediaan makanan menipis. Ketika mereka makan tanah, mereka hanya makan dalam jumlah sedikit. Geophagy digambarkan secara umum pada perempuan di awal kehamilan dan balita

Menurut hipotesis yang ditemukan, bahwa nutrisi yang ditemukan sangat sedikit yang sesuai. Lebih dari itu, hipotesis disesuaikan dengan data yang ada sesuai dengan penemuan dalam penelitian. 
    
Kategori kedua, menurut Young, yang sensitif terhadap racun parasit tergantung pada dirinya sendiri dan keturunan keluarga. Selain itu, geophagy yang paling umum berada di daerah beriklim tropis di mana mikroba bawaan makanan yang berlimpah.
17.49 | 0 komentar

Welcome Guys

Semoga blog ini bisa membawa manfaat kepada siapa pun meluangkan waktu untuk mengunjungi blog ini.Yang pasti, semangat sekecil apapun, tetap menjadi kekuatan bagi kita untuk bekerja. Kita tidak perlu memaksakan diri untuk mencapai hasil yang baik juga, karena tidak peduli seberapa kecil kontribusi kita, itu masih bisa diukur dari manfaat yang diberikan kepada orang lain. Jika Anda memiliki pertanyaan tentang blog ini atau ingin memberikan masukan, silahkan hubungi saya pada email boymalik21@gmail.com